Proses
Dari kebun ke cangkir
Begini kopi dan kakao Sama Guna diolah, dari biji yang dipilih sampai kemasan yang sampai ke tangan Anda.
Kopi robusta Meleko Bangkit
Kopi diolah anggota Koperasi Wanita Meleko Bangkit dari kebun agroforestri desa.
-
Biji dipilih
Biji diperiksa asal, mutu, dan kebersihannya, lalu diberi tanda kelompok produksi.
-
Disangrai
Biji disangrai sampai matang, lalu didinginkan.
-
Digiling
Sebagian biji digiling menjadi bubuk; sebagian dijual tetap berupa biji.
-
Dikemas dan diberi kode
Ditimbang, disegel, dan diberi kode produksi supaya bisa ditelusuri.
Saat ini tersedia kopi klasik dan kopi original. Varian rempah dan kopi-cokelat sedang disiapkan, dalam bentuk kopi biasa dan kantong seduh (drip bag).
Kakao Lembah Kengkang
Kelompok Tani Kakao Lembah Kengkang sedang mengembangkan pengolahan biji kakao bersama pendamping dari Universitas Bumigora.
-
Buah dipilih
Hanya buah yang matang dipetik dan disortir.
-
Difermentasi
Biji basah dimasukkan ke kotak kayu beralas daun pisang dan dibalik berkala.
-
Dikeringkan
Biji dijemur di pengering tenaga surya yang terlindung dari hujan dan debu.
-
Diukur dan disimpan
Kadar air diukur, sasarannya 6–8%, lalu biji disortir, dicatat, dan disimpan.
Tahap pengolahan kakao ini masih dikembangkan. Biji kakao fermentasi kering nantinya juga dipasok ke Koperasi Wanita Meleko Bangkit untuk produk kopi-cokelat.
Pindai kodenya di kemasan
Kemasan kopi Meleko Bangkit akan memakai kode QR yang membuka halaman produknya di situs ini, lengkap dengan cerita dan petunjuk seduh.